Houston Rockets memberikan ancaman kepada para tim di wilayah Barat. Mereka memiliki persetase kemenangan 68 persen dengan rekor menang-kalah 24-11. Aktor dibalik impresifnya performa Rockets sudah tidak asing lagi, yaitu James Harden.
Untuk sementara, Harden menjadi pengumpul angka terbanyak di liga dengan rata-rata 38,4 angka dari 34 laga yang telah dimainkan. Pemain berjuluk “the beard” itu memiliki efisiensi serangan 115,4 dengan menggunakan 36,9 persen USG%.

Semakin tinggi USG% maka akan membuat pemain sulit untuk mempertahankan efisiensi serangan. Namun hal tersebut tidak berlaku terhadap Harden. Selama 4 musim berturut-turut, Harden selalu memiliki efisiensi serangan 1,1 angka pada setiap penguasaan.
Berdasarkan peta tembakan, efisiensi serangan Harden didukung oleh faktor efektivitas tembakan tiga angka dan area cat. Selama 2 musim terakhir, efektivitas tembakan tiga angka Harden masih diatas rata-rata liga, bahkan Harden dapat meningkatkan efektivitas tembakan sebesar 2 persen, dari 36 persen menjadi 38 persen.
Area yang pada musim lalu, menghasilkan efektivitas tembakan yang rendah, area perimeter, mulai dihilangkan di musim ini. Harden hanya melakukan rata-rata 0,3 upaya tembakan di area perimeter. Upaya tembakan pada area cat tidak jauh berbeda dengan musim lalu, tetapi Harden dapat meningkatkan efektivitas tembakan, terutama di area restricted.
Selain area tiga angka dan restricted, terdapat satu lagi faktor yang mendukung efisiensi serangan Harden, yaitu tembakan bebas. Harden dikenal sebagai pemain yang sering melakukan upaya tembakan bebas. Bahkan, mulai musim 2014-15 sampai dengan musim 2018-19, ia selalu menjadi pemain tertinggi dalam upaya tembakan bebas dengan rata-rata 10,48 upaya tembakan bebas. Persentase keberhasilan yang dimiliki juga sangat impresif diangka 86 persen. Pada musim 2014-15 dan 2015-16, efisiensi tembakan bebas Harden berjarak 0,1 angka dibanding eifisensi tembakan di area dua angka.
Pada musim ini, Harden masih menjadi pencetak upaya tembakan bebas tertinggi diiringi persentase keberhasilan yang sangat impresif. Harden memanfaatkan penjagaan yang ketat terhadap dirinya untuk mendapatkan tembakan bebas. Ketika Harden melakukan drive, maka 23 persen akan berakhir sebagai upaya tembakan bebas dengan persentase keberhasilan 87,7 persen.
Oklahoma City Thunder dan San Antoni Spurs merasakan betapa mengerikannya performa Harden dalam mengumpulkan produktivitas angka melalui tembakan bebas. Pada saat melawan Thunder, ia menghasilkan 21 angka melalui tembakan bebas dengan persentase keberhasilan 95 persen. Sedangkan ketika Rockets menerima kekalahan dari Spurs, 48 persen produktivitas angka berasal dari tembakan bebas dengan efektivitas 100 persen.
Wajar saja bila Harden sering memakai skema isolation dalam membangun serangan Rockets. Ketika ingin menghalau drive, maka Harden akan melepaskan pelatuk dari area tiga angka. Sebaliknya ketika ingin menghalau tembakan tiga angka, maka Harden akan melakukan upaya drive dengan persentase keberhasilan menghasilkan angka sebesar 56,6 persen atau 23 persen berakhir sebagai upaya tembakan bebas dengan persentase keberhasilan tembakan bebas 87,8 persen.
Denver Nuggets mencoba menghalau Harden dengan penjagaan dua orang, tetapi hal tersebut tidak berhasil. Harden memang tidak menghasilkan produktivitas angka, namun Harden dapat membuka ruang bagi rekan-rekan yang lain untuk menghasilkan produktivitas angka.
Area tiga angka di basket zaman modern memiliki peranan yang penting. Para pemain meningkatkan kemampuan tembakan tiga angka, termasuk juga pemain yang berposisi forwarda dan senter. Hal tersebut juga telah dilakukan oleh Harden. Namun, ia memiliki kemampuan yang tidak dimiliki pemain basket zaman modern dan banyak orang yang tidak senang dengan kemampuan tersebut, yaitu “mengambil keuntungan dari aturan basket untuk menghasilkan produktivitas angka melalui tembakan bebas”. Selain itu, Harden dapat memanfaatkan kemampuannya untuk menghasilkan ruang bagi rekan-rekan yang lain.